Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 06 Mei 2011

MAKALAH KASUS DALAM KELUARGA


Bimbingan Terhadap Keluarga yang Menyerahkan Pengasuhan dan Pendidikan Anaknya Pada Pekerja Rumah Tangga (PRT)

KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, disertai keteguhan dan kesabaran hati, akhirnya penulisan makalah ini dapat diselesaikan dengan judul ”Bimbingan Terhadap Keluarga yang Menyerahkan Pengasuhan dan Pendidikan Anaknya Pada Pekerja Rumah Tangga (PRT).”
Dalam penulisan makalah ini,  penulis menyadari bahwa tanpa adanya bantuan dari pihak lain tidak mungkin penulis dapat menyelesaikannya. Oleh karena itu, ucapan terima kasih pertama sekali penulis sampaikan kepada  Orang tua kami tercinta yang telah memberi sumbangan moril maupun materil kepada penulis, selanjutnya rekan-rekan satu angkatan yang juga telah ikut berpartisipasi baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.
Kemudian itu pula, dengan rasa rendah hati penulis juga menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan untuk perbaikkan dimasa yang akan datang. Walaupun demikian penulis mengharapkan makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.




BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Menyiapkan manusia Indonesia berkualitas merupakan suatu hal yang tidak mudah. Pembentukan manusia dimulai dari masa anak dalam kandungan, yang selanjutnya diikuti oleh perkembangan anak setelah dilahirkan dan tumbuh berkembang menjadi dewasa, oleh karena itu peran keluarga terutama orangtua (ayah dan ibu) mempunyai arti yang sangat penting terutama dalam pendidikan anak.
Setiap orangtua mempunyai keinginan dan tujuan demi keberhasilan anaknya pada masa yang akan datang. Dalam hal ini partisipasi orangtua sangat diperlukan dalam menunjang kemajuan dan pendidikan. Seperti dalam ketetapan MPR No. II/MPR/1999 tentang GBHN menyatakan bahwa, pendidikan berlangsung seumur hidup dan dilaksanakan dalam lingkungan rumah tangga, sekolah, dan masyarakat. Karena itu pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah.
Menjadi wanita karier nampaknya semakin disukai wanita. Banyak wanita sekarang yang menjadi pekerja profesional di luar rumah, layaknya pria. Jumlah wanita karier ini akan semakin bertambah di masa depan. Bahkan menurut   Tofler (1995, dalam Sutja, 2005) menjalani pekerjaan tradisional sebagai ibu rumah tangga  telah menjadi momok yang menakutkan bagi wanita sendiri.
Dengan semakin banyaknya wanita menjadi wanita karier,  maka sudah barang tentu akan menghadapkan wanita tersebut ke dalam peran ganda. Sebagai ibu sekaligus sebagai pekerja. Persoalan ini tidak hanya menyangkut dirinya sendiri, tetapi para suami serta anak-anaknya. Misalnya persoalan pasangan, hubungan suami isteri, melahirkan anak, pengasuhan anak,  sampai  perpisahan tempat tugas.
Berbagai dampak tersebut mulai dirasakan,  setidaknya ditemukan ada gejala  bahwa dampak positif  yang dirasakan adalah dari sudut kesetaraan hubungan  dan  keberhasilan  memenuhi kebutuhan ekonomis  keluarga. Namun juga ditemukan gejala yang diindikasikan sebagai dampak negatif, terutama menyangkut pendidikan anak, kelanggengan perkawinan, serta pelanggaran hubungan seksual.  Dalam pendidikan misalnya, kekurangan waktu mereka mendidik anak seringkali menyebabkan anak menjadi banyak kehilangan kasih sayang seperti bermain di luar rumah,  terlibat gang, tawuran, serta mudahnya anak-anak  terbawa arus pergaulan bebas serta penyalahgunaan obat-obatan.
Dengan keadaan demikian, maka bimbingan sangat diperlukan terhadap keluarga yang sibuk akan karier agar tercapainya kesuksesan karir dan rumah tangga.
Bimbingan diartikan sebagai suatu proses bantuan kepada individu atau sekelompok individu dalam menghadapi kesulitan-kesulitan hidupnya, membuat pilihan-pilihan yang bijaksana dan memikul kehidupannya sekarang maupun yang akan datang baik lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat sehingga tercapai kehidupan bahagia lahir batin.
Berdasarkan latar belakang di atas penulis tertarik untuk menuangkannya di dalam makalah yang berjudul: “Bimbingan Terhadap Keluarga yang Menyerahkan Pengasuhan dan Pendidikan Anaknya Pada Pekerja Rumah Tangga (PRT).”

B.     TUJUAN PENULISAN
C.    MANFAAT PENULISAN
BAB II
TINJAUAN KEPUSTAKAAN

A.    KELUARGA
1.      Pengertian Keluarga
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
…….
2.      Peranan Keluarga
Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku antar pribadi, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan pribadi dalam posisi dan situasi tertentu. Peranan pribadi dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga, kelompok dan masyarakat.
……..
3.      Tugas Keluarga
Pada dasarnya tugas keluarga ada delapan tugas pokok sebagai berikut: …..
4.      Fungsi Keluarga
Fungsi yang dijalankan keluarga adalah : …….

B.     KARIER IBU DAN PENGASUHAN ANAK
Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya.
Namun pada saat ini, ibu tidak lagi hanya sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarga, melainkan benar-benar sebagai pencari nafkah selain ayah.
Sutja (2005) dalam tulisannya mengenai dampak wanita karier terhadap pendidikan anak, menuliskan bahwa menjadi wanita karier nampaknya semakin disukai wanita. Banyak wanita sekarang yang menjadi pekerja profesional di luar rumah, layaknya pria. Jumlah wanita karier ini akan semakin bertambah di masa depan. Bahkan menurut   Tofler (1995) menjalani pekerjaan tradisional sebagai ibu rumah tangga  telah menjadi momok yang menakutkan bagi wanita sendiri.
…………

C.    BIMBINGAN
1.     

 
Pengertian Bimbingan
Untuk Mendefinisikan  arti  bimbingan (dalam Wiji, IKIP Semarang, 1999) telah   banyak  para  ahli   yang berpendapat, antara lain: …..
  1. Langkah-Langkah Dalam Bimbingan
Dalam pemberian bimbingan (Tumewa Pangaribuan, Diktat kuliah Studi Kasus survey BK, 2009) dikenal adanya langkah-langkah sebagai berikut:….

BAB III
PERMASALAHAN DAN PEMBAHASAN

A.    IDENTIFIKASI (DESKRIPSI KASUS)
Keluarga Pak Budi memiliki dua orang anak, satu laki-laki dan satu perempuan. Pak budi dan istrinya ibu rini bekerja di perusahaan yang berbeda. Keduanya bekerja setiap hari, bahkan terkadang pada hari libur seperti minggu, mereka juga sibuk dengan urusan pekerjaan. Pergi pagi dan pulangnya pada malam hari. Kebersamaan di rumah sangat sedikit waktunya.
Dengan aktivitas karier tersebut, memaksa mereka untuk memperkerjakan seorang pekerja rumah tangga (PRT) atau pengasuh untuk mengasuh anak-anak mereka. Anak yang pertama adalah laki-laki bernama Dubi, berusia 8 tahun duduk di bangku kelas 3 di sebuah sekolah dasar swasta. Sedangkan yang kedua, perempuan bernama Riri berusia 5 tahun yang menjadi anak didik di sebuah Play Group.
……….

B.     DIAGNOSA
Nama kasus: kurangnya perhatian dari orangtua akibat kesibukan orangtua bekerja dan menyerahkan pengasuhan dan pendidikan anak kepada pekerja rumah tangga (PRT).
Gejala anak yang kurang perhatian orangtua antara lain: ……

C.    PROGNOSA
Untuk mengatasi masing-masing kemungkinan kesulitan, teknik-teknik atau cara membantunya adalah sebagai berikut: .....

D.    TERAPI (TREATMENT)
Dalam langkah ini sudah barang tentu  pelaksanaan dari apa-apa yang ditetapkan dalam langkah prognosa membutuhkan waktu yang cukup. Oleh karena, itu perlu diatur langkah yang sistematis agar tercapainya penyelesaian permasalahan yang di hadapi. Langkah-langkah pelaksanaannya sebagai berikut: .....






E.     EVALUASI DAN FOLLOW-UP

 Setelah memberikan terapi selanjutnya dilakukan evaluasi diantaranya dengan .....

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

A.    KESIMPULAN
Orangtua adalah teladan yang diidentifikasi dan diinternalisasi menjadi peran dan sikap oleh anak. Maka salah satu tugas utama orangtua ialah  mendidik keturunannya. Karena orangtua merupakan pendidik yang paling pertama dan utama bagi anak-anaknya. (Kartini, 1997, dalam Purnawati, 2005).
................
B.     SARAN
Dalam bagian ini, ada beberapa saran yang ingin penulis kemukakan sehubungan permasalahan diatas, antara lain: …..

DAFTAR PUSTAKA

Untuk mendapatkan file lengkapnya (±25 lembar/halaman), PEMINAT dapat melakukan pemesanan dengan donasi (tertera dalam formulir pemesanan) sesuai kantong anak kuliahan (sekedar ucapan terima kasih). Coba aja dulu download petunjuk pemesanannya dibawah ini ya!!!!! Setelah itu, jika tertarik baru lakukan pemesanan


Berikut ini disediakan beberapa makalah/tugas mata kuliah-mata kuliah tertentu:



Selain itu, ada juga Skripsi lengkap dan Proposal-proposal penelitian, serta Laporan Praktek Lapangan baik didalam sekolah maupun diluar sekolah. Mampir dulu ya diblog ini!!!!!